01 02 03

~ Kata Mutiara ~

"Seseorang yang berhenti belajar adalah orang lanjut usia, meskipun umurnya masih remaja. Seseorang yang tidak pernah berhenti belajar akan selamanya menjadi pemuda" -Henry Ford

Agenda

Komentar Pengunjung

  • isna: Mau tanya Jam bimbel utk SD kls 4 mulai jam berapa ya ?terus masih bisa daftar gak utk senester genap?trims seblmny
  • ?: Hasil to yang kesekolah sekolah gak diumumin kan? Sudah kuduga
  • Hwerahji: Kira-kira berapa bayar lesnya 1bulan ya ???????? ^ ^??????????????????tolong di jawab ya ??? Plisssss
  • rizky atmoko dwinata: kak hasil TO di smpn 1 metro kemarin tanggal 15 maret 2015 belum di umumkan y??? mohon infonya
  • rama: mau tanya kamus bahasa lampung kuno seperti artikel yg tertulis di sini saat ini ada dimana ya? apakah boleh untuk mengcopy utk pribadi, tks
  • Nanik: pelajar yg menang lomba IMC les dmna ya?
  • wafiq aditiya: pengumuman yang les b inggris di raden intan masuk tgl 15 juli
  • wafiq aditiya: tgl 21 masih les polamatika gak sih?
  • Masayu aprillisa: Oh iya kira-kira lpk airlangga dimana ya?
  • wihda nur fadhila: info UN SD kok belum ada?
  • fannisa humaira s: mau tanya, jumat besok bawa kado y?;)
  • maya: mb gimana cara lihat hasil osn
  • nova: mau tanya , kalo mau liat hasil try out tanggal 18 mei 2014 gimana caranya ya ?????
  • Sekar Pratiwi: mbak, mau tanya.. hasil tryout B.indonesia SMPN4 METRO kapan di umuminnya ya??
  • desy sucianti: Mba saya mau tanya. Mau lihat peringkat tri out sd 3 metro td dimana?
  • Sauki: Hallo ba fitri;(
  • Novia Helni Astari: TO nya :D
  • nidiya maranta: ini ngurutinnya sesuai absen ya???:)
  • dimas pranjana bagas: hasil TO b.indo smp 4 metro?
  • wafiq aditya wiyono: mbak izin

Nama
Isi Pesan Anda:
:) :D ;) :( :O :P :S :roll: ;( :@

Security : YeG8d

Gabung di Facebook Kami


Jajak Pendapat

Apakah informasi di website kami sudah lengkap?
Lengkap91 (52.0%)
Cukup Lengkap42 (24.0%)
Kurang Lengkap42 (24.0%)
TOTAL175

Arsip Polling Sebelumnya

Link Terkait

Menjadi Pengajar Muda, Tak Mudah Meyakinkan Orangtua

Diposting oleh , Tgl 12-06-2013 & wkt 11:29:34 & dibaca Sebanyak 604 Kali        
 

KOMPAS.com - Keinginan yang kuat untuk memajukan mutu pendidikan Indonesia menjadi lebih berkualitas dan merata membuatnya harus berpikir keras bagaimana meyakinkan kedua orangtuanya. Hal itu yang dilakukan oleh Angga Putra (22), salah satu anggota pengajar muda Angkatan VI Indonesia Mengajar.

Angga yang sebentar lagi harus segera ditugaskan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat ini mengaku dapat penentangan dari orangtuanya saat dia memutuskan akan ikut di gerakan Indonesia Mengajar. Tantangan geografis dan sosiologis yang berat membuat orangtua Angga khawatir akan terjadi apa-apa kepadanya.

"Waktu dapat kontrak di tahap terakhir, dibilang jika ada force majeure seperti bencana dan konflik dan sebagainya, saya akan dibawa pulang. Tapi dari situ ayah saya langsung bilang batalkan kamu jangan berangkat. Butuh 2 minggu bagi saya untuk melobi orangtua saya. Alhamdulillah bisa," kata Angga, Selasa (11/6/2013).

Saat mulai masuk pelatihan selama 7 minggu di Ciwedey (Kabupaten Bandung) dan Waduk Jatiluhur (Purwakarta) pun, Angga mengaku tidak memberitahukan kepada orangtuanya seputar adanya pelatihan fisik semi-militer. Dia hanya mengatakan dia cukup senang dan bahagia mendapat banyak teman baru di gerakan Indonesia Mengajar.

"Ada latihan survival dan bentakan, saya juga sempat sakit tapi saya enggak bilang. Bukan artinya berbohong, cuma menyembunyikan apa yang membuat orantua saya khawatir. Saya ingin meyakinkan orangtua saya bahwa anaknya bukan sekedar basa-basi, tapi memang memiliki komitmen," ungkap lulusan Fakultas Sains dan Teknologi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Sampai akhirnya diputuskan akan ditempatkan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Angga tidak mengatakan pada orangtuanya betapa sulitnya infrastruktur yang ada di sana.

"Saya ditempatkan di Papua. Saya jelaskan betapa indahnya pulau di sana. Saya enggak lihatin yang jeleknya. Saya bilang saya akan betah," jelas pria asal Padang, Sumatera Barat ini.

Untuk angkatan VI ini, Indonesia Mengajar akan menerjunkan 74 pengajar muda di 74 Desa yang ada di 10 Kabupaten yang telah dipilih. Angkatan ke-6 akan menggantikan tugas angkatan 4 yang bertugas selama setahun terakhir.

Adapun kesepuluh kabupaten itu yaitu Kabupaten Muara Enim dan Musi Banyuasin (Sumatera Selatan), Kabupaten Lebak (Banten), Kabupaten Kapuas Hulu (Kalimantan Barat), Pulau Bawean, Kabupaten Gresik (Jawa Timur), Kabupaten Bima (Nusa Tenggara Barat), Kabupaten Rote Ndao (Nusa Tenggara Timur), Kabupaten Kepulauan Sangihe (Sulawesi Utara), Kabupaten Halmahera Selatan (Maluku Utara), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Maluku), dan Kabupaten Fakfak (Papua Barat).

Sosial Media :

C4WhJ

Kembali

Hubungi Kami

Kategori Berita

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

Online : 1 User
Tot Hits : 630980 Hits
Hari Ini : 418
Kemarin : 158
Bulan Ini : 5429
Tahun Ini : 5429
Total : 532680